Tampilkan posting dengan label Alur Cerita. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Alur Cerita. Tampilkan semua posting

Alur Cerita Naruto Chapter 656 Versi Teks

Naruto 655-Kakashi And Obito by Mohamed-A-N-B


Alur Cerita Naruto Chapter 656


Judul : Perubahan
Diterjemahkan oleh : Dfnnaruto

Cahaya memantul di matanya..

(Obito masih tergeletak tak berdaya, ia melahat ke langit dan melihat sebuah cahaya yang berasal dari jutsu milik Naruto.)

Obito : Jalan hidup Naruto...?

(Naruto melemparkan Oodama Rasenshuriken miliknya.)

Naruto : Terima ini!!

Obito : ...Mungkin.

(Scene memperlihatkan pertarungan Hashirama dengan Madara. Hashirama mengikat Madara menggunakan ular kayunya.)

Hashirama : Naga kayu ini dapat menyerap chakramu. Dengan ini, kemampuan menyerap Ninjutsu akan menjadi tidak berguna. Dengan kata lain kau tidak bisa bergerak.. Atau menggunakan jutsu penyerap Ninjutsu lainnya.

Madara : ...

Hashirama : Keraja bagus anak Hokage ke-4!! Setelah celahnya terbuka, aku akan segera menyegelnya!!

Madara : ....

(Dari sudut pandang salah satu aliansi tampak sebuah putaran angin yang sangat besar.)

Shinobi 1 : ???

Shinobi 2 : Jika Naruto melemperkannya disana, pasti Madara juga ada disana.

(Tiba-tiba Sai datang menghampiri Naruto dan memintanya untuk ikut dengannya.)

Sai : Naruto, cepat kesini!!

Naruto : Terimakasih, Sai!!

Gaara : Shukaku... Aku membutuhkan bantuanmu untuk memberikanku chakramu untuk menyegel Madara.

Shukaku : Maksudmu agar aku menggunakan jutsu Sabaku Soutaisou?

Gaara : Ya, versi raksasa dari jutsu itu.

Shukaku : Whahaha! Saat ini aku sudah bukan menjadi Jinchuriki lagi... Mengapa aku harus menuruti perintahmu?

Gaara : Aku tidak memintamu... Aku minta kau untuk memberikanku kebaikanmu. Jika kau tidak mau juga tidak apa-apa. Aku akan meminta orang lain untuk membantuku.

Shukaku : Naruto Uzumaki... Aku perhatikan kau berteman baik dengan bocah rubah itu, Gaara...

Gaara : Jika kau tidak mau menolongku kita bicara saja di lain waktu. Aku mau pergi.

Shukaku : Keh! Omonganmu itu membuatku bingung!. Jika seekor Rubah bisa berubah sebanyak 7 kali, seekor Rakun bisa berubah sebanyak 8 kali!

Gaara : ....!

Shukaku : Ingat, aku tidak menyetujui permintaanmu!. Aku melakukan ini karena ini jalanku!. Perlihatkan padaku jalan itu!

Gaara : ....

Gaara : Ke sini... 

Shukaku : Baiklah..

?????? : Tunggu.

(Tiba-tiba Son ikut berbicara dengan Shukaku dan Gaara.)

Son : Kami juga ingin membantu.

(Son teringat dengan perkataan Naruto sebelumnya.)

Naruto : Aku juga ingin membantumu..

Son : Jangan khawatir kami melakukan ini semua atas keinginan kami. Kami ingin membantu Naruto.

Gaara : Terimakasih.

Son : Shinobi dari Desa Pasir... Apa kau juga teman Naruto?

Gaara : Ya, ia adalah teman pertamaku.

Son : Begitu ya...!

Gaara : Baiklah, ayo cepat!!!

Hashirama : Kita tidak bisa mengalahkannya hanya dengan menggunakan jutsu milik Naruto... Paling tidak kita sudah berhasil menyegelnya. Sekarang kita hanya perlu menunggu agar Shinobi lain mengelnya.

(Madara terlihat tersenyum jahta, seolah ia memiliki suatu rencana.)

Madara : ...

(Scene beralih ke arah Obito yang terlihat kesakitan.)

Kakashi & Minato : !!

Minato : Setelah para Bijuu keluar dari tubuh Obito, ia akan...

Kurama : Jinchuriki Juubi itu berbeda dengan Jinchuriki lainnya. Ia tidak akan mati jika kau keluarkan Bijuu dari dalam tubuhnya. Itu dikarenakan Gedou Mazou yang digunakan sebagai wadah cangkang Juubi masih ada. Benda itu memiliki kekuatan kehidupan yang hebat.

Minato : Apa itu benar? darimana kau mengetahui hal itu?

Kurama : Hey hey. Lalu siapa orang yang berhasil mengirim Juubi ke 9 tempat yang berbeda setelah memecahnya menjadi 9 bagian.?

Minato : Rikudou Sennin...

Kurama : Tapi, jika kau mencabut ke-9 Bijuu sekaligus... Ia akan menjadi sangat lemah dan tidak bisa bergerak untuk sementara. Itulah yang terjadi pada si petapa tua.

Minato : Begitu ya..

Minato : Kakashi, kau tidak perlu mengkhawatirkannya. Kyuubi yang berada didalam tubuhku yang memberi tahuku.

(Scene beralih ka Naruto dan Sai yang sedang menunggangi burng tinta milik Sai.)

Kakashi : Aku mengerti.

Obito : ..

Minato : Aku ingin kau segera memperbaiki atas semua yang sudah kau lakukan. Tapi, jika kau tetap seperti itu, kau lebih baik tetap disini.

Kakashi : Guru, tolong jaga Obito.

Minato : Baik.

(Tangan Obito merapal sebuah jutsu.)

(Minato kaget melihat tangan Obito yang sedang merapal sebuah jutsu.)

Minato : Apa yang kau lakukan?

Kakashi : !??

Obito : Apa maksudnya ini, orang yang dulu kumanfaatkan untuk rencanaku sekarang malah berbalik memanfaatkanku.

Kakashi & Minato : !!!

Kakashi : Maksudmu..

(Obito mengingat Nagato yang mengakhiri hidupnya dengan menggunakan Rinne Tensei no Jutsu.)

Obito : Ini adalah.. Rinne Tensei no Jutsu.

Kakashi : Tapi, jika kau menggunakan jutsu itu.. Kau akan...

Minato : Itu adalah jutsu yang membutuhkan nyawa untuk menggunakannya.

Obito : Sekarang aku tahu alasan mengapa Nagato mengkhianati ku... Suatu perasaan yang terhubung dengan yang lainnya... Dapat menjadi sangat kuat... Nagato dan Naruto adalah murid Jiraiya... Bisa kubilang aku kelah dengan Jiraiya... 

Obito : Guru... Ia adalah gurumu.. Dan seseorang yang telah membantumu menjadi Hokage...

Minato : ......

Obito : Dan aku.... Adalah muridmu... Seseorang yang telah menyerah untuk menjadi Hokage... Dan berhenti berhubungan dengan yang lainnya. 

Kakashi : ...

Obito : Menurutku aku tidak pantas bertemu Rin di sisi yang lainnya.

Kakashi : Apa kau serius berpikir seperti itu?. Kau mungkin masih bisa tetap hidup dan menanggung semua kesalahanmu.

Obito : Tidak... Aku tidak bisa menyetujui suatu hal dengan mudah...

(Tiba-tiba muncul zetsu hitam dari dalam tanah.)

Zetsu Hitam : Aku juga ingin mebantu.

(Scene beralih ke arah Madara yang masih tersegel.)

Madara : Ayo bertukar tempat. Sekarang saatnya serangan balasanku.

Hashirama : Berhenti menggertak, perang ini sudah berakhir!

Naruto : Sai!!

Sai : Aku tahu. Fuinjutsu Koshitandan!!

Madara : Naruto... Aku harus berterimakasih kepadamu... 

Madara : Dengan mecabut seluruh Bijuu yang ada ditubuh Obito... Kau membantuku untuk melemahkannya.

Madara : Maafkan aku Obito, memang inilah rencanaku.

Obito : Zetsu hitam...!

Kakashi : Apa ini..

Sai : Bagus, sedikit lagi!!

(Sai sedikit terlambat, Madara sudah berhasil membangkitkan dirinya menggunakan Rinne Tensei no Jutsu.)

Madara : Akhirnya aku bisa bertarung dengan keadaan normal!..

Madara : Akhirnya, aku dapat merasakan tubuh yang normal!. Aku dapat merasakan darahku yang bergejolah dan kulitku yang menari saat aku bertarung!!

Alur Cerita Naruto Chapter 655 Versi Teks


Alur Cerita Naruto Chapter 655 

Judul : Rut (Kebiasaan)
Ditranslate dan Diterjemahkan oleh : Dfnnaruto

Para Bijuu telah berhasil dibebaskan.

(Scene berada di medan perang, para bijuu mengucapkan terimakasih kepada Naruto karena telah berhasil menyelamatkan mereka.)

Son : Kau telah menepati janjimu, Uzumaki Naruto! Kau telah menyelamatkan kami.

Naruto : Siap, Son!!

Gyuuki : Hehe!!

Choumei : Kita beruntung..

Saiken : Selamat ya..

Kokouo : Kau hebat...

Matatabi : Itu benar..

Isobu : Terimakasih..

Shukaku : Ia benar-benar...

(Tiba-tiba Sasuke langsung maju dan mencoba menyerang Obito yang sedang tergeletak.)

Naruto : !!

Naruto : Sasuke, Tunggu!!

Shinobi 1 : Hei, bagaimana dengan dia...?

Shinobi 2 : Apa yang terjadi padanya?

C : Disana!, ia masih hidup!!

(Obito nampak kaget dengan Sasuke yang tiba-tiba bergerak ke arahnya.)

Obito : !!

Obito : Aku tahu... Inikah yang kau tunggu, Huh...

(Kakashi telah kembali, ia langsung berpindah ke atas tubuh Obito dan hendak menikamnya.)

(Kedatangan Kakashi mengejutkan beberapa shinobi seperti Naruto, Sasuke, dan Minato.)

Sasuke : Kakashi..

Naruto : !!

Kakashi : Sasuke, kita harus berbicara di lain waktu...Maaf karena aku datang tiba-tiba, Tapi... 

Sasuke : Ia adalah... Teman seangkatanku.

Kakashi : Biar aku yang mempertanggung jawabkan masalahnya.

Naruto : Guru Kakashi! Tapi saat ini ia adalah...

(Disaat Kunai milik Kakashi sudah hampir menusuk tubuh Obito, tiba-tiba Minato menghentikannya.)

Kakashi : !!

Obito : !!!

Naruto : Ayah!

Sasuke : ...!

Shinobi 3 : Inilah saat yang tepat untuk membunuhnya!

Shinobi 4 : Ayo cepat!!

Tsunade : Tunggu!!

Minato : Obito, disaat chakramu tertarik keluar... Aku bisa melihat apa yang ada di hatimu. 

Obito : ....

Minato : Sepertinya anakku telah menceramahimu... Mungkin ia mewarisi telah mewarisi sifat ibunya.

Naruto : Ayah...

Kakashi : ....

Minato : Tapi lubang itu adalah milikmu. Sesorang yang benar-benar bisa memahaminya dan mampu berbicara apapun... Aku percaya ialah dirimu, temannya, Kakashi.

Naruto : ....

Minato : Benarkan, Naruto?

Naruto : !!

(Naruto kemudian menoleh ke arah Sasuke yang sedang berdiri di sampingnya.)

Naruto : ...

Kakashi : ....

Minato : Naruto... Kau dan para aliansi segeralah pergi. Kalian harus menyegel Madara.

Naruto : Ahh, itu benar! Ia belum kita kalahkan!!

Naruto : Sasuke ayo cepat!!

Sasuke : .......

Minato : Kalian bahkan lebih kecil dari Naruto saat ini...

Minato : Kau ingat misi yang pernah kita selesaikan berempat dulu... Dengan Rin... Melayani sebagai ninja medis, dan dengan adanya kalian berdua yang dapat melindunginya... Aku bertaruh bahwa kau tidak pernah meramalkan hal itu kan?

Minato : Tapi, akulah orang yang harus bertanggung jawab karena telah membiarkan semua ini terjadi.

Minato : Itu bukanlah suatu kebetulan jika aku mati saat itu, aku telah meninggalkan kalian berdua seperti ini. Mungkin Rin membiarkan semua ini terjadi. Setelah semuanya, aku adalah guru kalian, tapi dimanakah keberadaanku setelah semua yang telah terjadi?

(Minato nampak menyesal karena saat itu ia tidak bisa melindungi Rin.)

Minato : Maafkan aku karena tidak bisa melidungi Rin.

Obito : ....

Kakashi : ...

Obito : Rin adalah satu-satunya cahaya di hatiku.

Kakashi : !!

Obito : Setelah Rin mati... Dunia ini telah berubah dimataku. Dunia berubah menjadi seperti neraka. Tidak ada yang namanya harapan di dunia ini. Aku berjalan didunia dimana aku dimanfaatkan oleh Madara... Itulah satu-satunya hal yang kupercayai. 

Obito : Bahkan dengan sharinganku ini, aku tetap tidak dapat melihat dunia ini. Pada akhirnya semuanya hanya omong kosong. 

Kakashi : .... Aku tidak tahu mana yang baik.

Obito : !!

Obito : Kemudian... Jalan baruku... Memang, Jalanmu memang hanya satu.

Kakashi : Dan mungkin juga itu bukanlah satu kesalahan. 

Obito : .....

Kakashi : ....

Kakashi : Aku telah melewati dunia yang seperti neraka ini sebaik mungkin. Aku pikir aku telah kehilanganmu, kehilangan Rin setelah semua itu... Dan kemudian aku juga kehilangn Guru Minato.

(Kakashi kemudian mengingat perkataan Obito sebelumnya.)

Obito Kecil : Aku ingin memberikan Sharinganku ini kepadamu. Tidak peduli apapun yang orang desa katakan... Kau tetaplah Shinobi... 

Kakashi : Aku tidak tahu mana yang benar, Tapi... Aku terpaksa harus tetap mencoba agar mataku dapat melihat dunia ini.

Kakashi : Karena sharingan yang kau berikan kepadaku ini... Aku merasa aku dapat melihat dunia ini. 

(Tiba - tiba Naruto meloncat ke atas pohon dewa.)

Obito : Kau ingin berpidato, Naruto?

Obito : Apa kau ingin memberitahuku mengapa jalannya yang dipilihnya tidak gagal?

Kakashi : Tidak.. Ia juga mungkin akan gagal. Namun.

Obito : Mengapa aku dan Naruto berbeda? Mengapa semua ini terjadi?

Kakashi : Obito.... Apa yang bisa kukatakan adalah sebenarnya ia mungkin lebih berpotensi gagal ketimbang dirimu. 

Obito : Mengapa?

Kakashi : Karena ia terlihat seperti terhambat... Aku disana untuk membantunya. 

Obito : .....!

Obito : Mengapa kau mau menolongnya?

(Kakashi kemudian melihat ke atas kearah Naruto.)

Kakashi :  Ia tidak pernah menyerah akan mimpinya, atau tunduk kepada kenyataan. Karena ia adalah tipe orang yang seperti itu.

Obito : ....!'

Naruto : Aku menemukannya!

Kakashi : Ditambah, ia selalu menolong teman-temannya. Jika ia terhambat, teman-temannya akan selau menolongnya. Dan dukungan yang ia selalu dapatkan, telah membuatnya mempermudah untuk mencapai tujuannya. Itulah yang membedakannya denganmu.

(Scene kemudian menunjukkan, pohon dewa yang sangat tinggi.)

Naruto : OOdama Rasen Shuriken!!!!!

Naruto : Ayo kita buat benda ini membesar!!

Obito : Apakah hal itu benar-benar ada?... Didalam dunia yang seperti neraka ini?

Kakashi : Kau mungkin dapat melihatnya jika berusaha. Kau dan aku memiliki mata yang sama.

Kakashi : Jika kau memiliki teman yang dapat kau percayai, kau akan memiliki sebuah harapan, dan kau mungkin akan memiliki kemampuan untuk melihat harapan itu dengan jelas.

Kakashi : Itulah hal yang kupercayai, Obito!

(Chapter berakhir dengan diperlihatkannya sebuah cahaya yang diriringi dengan jejak kaki.)


Terlahir untuk berjalan di jalan yang sama.



~|| Naruto Chapter 655 Selesai ||~

Alur Cerita Naruto Chapter 654 Versi Teks

Naruto Chapter 654

Alur Cerita Naruto Chapter 654
Judul : Aku Obito Uchiha
Ditulis dan Diterjemahkan oleh : Dfnnaruto

Apakah Obito akan menerima jabatan tangan Naruto?

(Scene dimulai dengan tangan Obito yang hampir menjabat tangan Naruto.)

(Ternyata, Obito tidak mau menerima jabatan tangan Naruto, ia kemudian mencekik Naruto.)

Naruto : ........

Obito : Aku bahagia berada disisi ku saat ini. Jalan yang telah kupilih... Pilihan yang telah kupilih... Aku akan mengulanginya lagi jika aku mampu.

Naruto : Jangan membuatku mengulanginya lagi... Aku telah melihatnya... Melihat semuanya... 

Obito : ????

Naruto : Lalu, jika kau benar - benar seperti itu...

Naruto : Berhentilah mimgimpikan hal ini jika kau benar-benar ingin menjadi seorang Hokage.

Obito : Guhh..

(Setelah ditinju Naruto, Obito kemudian berhalusinansi dan melihat Naruto sebagai dirinya yang dulu.)

Obito : .....

Obito Kecil : Orang yang dicari oleh Rin untuk berdiri di sampingnya dan menjadi orang yang diawasinya... Bukanlah orang sepertimu..

Obito : .....

Obito Kecil : Tapi, orang itu adalah Obito Uchiha.

(Ia tidak hanya melihat dirinya yang dulu saja, ia juga melihat Minato dan Kakashi kecil.)

Kakashi Kecil : Apakah kata tepat waktu ada artinya buatmu?, Obito.

Minato Jounin : Ayo cepat, Obito.

Rin : Maaf itu semua salahku, kami segera kesana.

Obito : Rin..

(Obito melihat Rin dan Obito kecil berlari melewatinya.)

Obito : ....

(Kemudian ada tiga Obito lain yang muncul.)

Obito 2 : Itu bukan hal yang mustahil, kau tahu... Dirimu juga dapat mengisi lubang yang menganga di hatimu...

Obito : ..!!

(3 Obito tadi kemudian berubah menjadi Rin, Kakashi Jounin, dan Kakashi kecil.)

Minato Jounin : Kau tidak perlu mengandalkan orang lain..

Rin : Kemarilah.. 

Rin : Cepat.. Aku akan memberimu semua perhatian yang kau butuhkan...

Obito : Tunggulah sebentar, Rin.

(Ternyata, Obito kecil dan Rin dapat melihat Obito yang saat ini, dan mereka mengajak Obito yang saat ini untuk berubah menjadi Obito yang dulu.)

Obito Kecil : Kau tahu, jika kau tetap seperti ini,  Rin tidak akan mau melihat ke arahmu... 

Obito Kecil : Karena orang ia yang ia harapkan untuk berdiri disampingnya dan orang yang selalu ia awasi adalah Obito Uchiha...

Obito : !!!!!

Obito Kecil : Inilah waktumu untuk mengakhiri masa-masa ini... Karena tidak peduli apapun yang terjadi kau tetaplah... Obito Uchiha!!

(Obito kecil berjalan ke arah Obito dan, mereka kemudian berjabatan tangan.)

(Scene kemudian kembali ke scene yang menunjukan dimana Obito yang sedang berjabatan tangan dengan Naruto.)

Naruto : Kemarilah! kau berengsek!!

Obito : !!

Naruto : Kau sebaiknya mengetahui, bahwa kau jangan pernah meremehkan...

(Teman - teman seumuran Obito juga sudah menunggu Obito agar ia kembali ke dirinya yang dulu.)

(Scene kembali ke medan perang, scene masih menunjukan pertarungan tarik tambang antara aliansi dengan Obito.)

Naruto : Kami semua, jika kami bekerja sama!!!

Naruto : Kami berhasil menariknya!!

(Scene memperlihatkan tentang kemenangan aliansi yang telah berhasil menarik chakra Juubi keluar dari tubuh Obito, kulit Obito yang semula terbuat dari kulit Juubi, juga sudah kembali ke kulit aslinya, dan ia kemudian jatuh bebas ke daratan.)

Shinobi 1 : Maksudmu... Kita benar-benar telah berhasil melakukannya!?

Shinobi 2 : Yeah!!

(Chakra - chakra Juubi yang ada ditubuh Naruto langsung menjinakan chakra Juubi milik Obito.)

Obito : Apa mereka telah berhasil mengalahkanku?

(Naruto dan Sasuke juga mungkin sudah kehabisan chakra, mereka kehilangan mode Susano'o Kyuubinya.)

(Obito kemudian melihat ke arah bulan, dan mengingat kembali ucapannya.)

Obito : Rencana ini akan menutup lubang neraka ini... Tidak peduli berapa kali kau mencoba... Khayalanmu itu tetap tidak akan bisa menutup lubang dihatimu.

(Obito juga mengingat kembali ucapan Naruto dan Rin.)

Naruto : Lubang yang menganga di hatimu itu... Itu adalah sesuatu yang dapat ditutupi oleh orang lain... Seiring dengan berjalannya waktu...

Rin : Ayo..

(Obito mengangkat tangannya dan menutupi lubang besar yang terbuka lebar diatasnya dengan tangannya .)

Obito : Rin...


Lubang yang menganga itu... telah ia isi sendiri.

~|| Naruto Chapter 654 Selesai ||~

Alur Cerita Naruto Chapter 653 Versi Teks


Naruto Chapter 653



Judul : Aku Mengawasimu
Ditulis dan Diterjemahkan oleh : Dfnnaruto

Obito berhadapan dengan Naruto...

(Scene masih berada di dalam alam bawah sadar Obito.)

Obito : Kau bilang, Obito Uchiha?

Obito : Apakah orang yang dengan nama itu masih memiliki arti? Setelah bersatu dengan Juubi... Aku memiliki kemampuan untuk melintasi dimensi yang baru. 

Obito : Aku bukanlah manusia lagi. Akulah orang yang akan memimpin umat manusia ke arah yang selanjutnya. Aku memiliki jiwa dan tubuh yang sama dengan RIkudou Sennin. Aku adalah Rikudou Sennin kedua. 

Naruto : (Sambil menunjuk Obito.) Tidak, kau adalah Obito Uchiha!!

Dua orang yang akhirnya berhadapan satu sama lain.

Obito : !

Naruto : Saat hhakramu menyatu denganku... Aku telah melihat masa lalumu. Kau memiliki masa lalu yang sama denganku, dan kita juga memiliki mimpi yang sama, yaitu menjadi seorang Hokage. Kita sebenarnya sama.

Naruto : Kita sama - sama tak mengetahui orang tua kita. Orang-orang yang sangat kita cintai  telah meninggal. Itulah mengapa kau selalu memberitahuku bahwa kesepian adalah hal yang paling mengerikan.

Naruto : Kau juga ingin orang-orang mengakui dan memuji keberadaanmu. Itu pasti karena kau ingin menjadi Hokage. Pada akhirnya kau sama sepertiku.

Naruto : (Dengan nada membentak.) Lihatlah apa yang telah kau lakukan! Kau telah mengubah seluruh shinobi di dunia ini untuk mengubah persepsi mereka terhadapamu. Tapi pada akhirnya, mereka sebenarnya menyukaimu.

Naruto : Tidak akan ada, bahkan orang yang kau cintai pun tidak akan mengakui mimpi ini.

(Obito tampak merenung setelah mendengar perkataan Naruto.)

Obito : ......

Obito : Kau selalu mengimpikan agar kau bisa menjadi seorang Hokage. Tapi  sekrang kau malah menjadi orang yang berlawanan dengan Hokage. Kau itu sama sepertiku, itulah mengapa.....

(Obito menyela perkataan Naruto.)

Obito : Tidak... Itu karena aku mirip denganmu... Aku ingin kau mengetahui bahwa sudah tidak ada harapan di dunia ini.

Naruto : ......

Obito : .......

Obito : Tidak... Aku ingin merasakannya sekali lagi... Bahwa jalan yang telah kupilih ini sudah benar.. Bertarung dengamu... Aku telah mengingat masa laluku... Itulah mengapa aku ingin mengetesmu. Aku ingin melihat harapan darimu... Dan membuang selruh mimpimu... 

Naruto : Itu karena kau mirip denganku... Itulah mengapa kau bisa merasakan kegelisahanku!!!

Obito : .......

Naruto : Kau selalu saja meninggalkan dan melarikan diri terhadap semua hal.

Obito : Tidak... Aku telah melakukan persis seperti apa yang seorang Hokage lakukan. Bahkan lebih dari itu... Bahkan lebih dari itu... Aku telah membawa kedamaian di dunia ini.

Naruto : Seperti itukah menurutmu? Apa kau serius?

Obito : .....

(Obito terlihat menutup matanya, dan scene pun kemudian berubah ke masa lalu Obito.)

Obito : Dengan membantuku... Itu terasa seperti kau telah menyelamatkan dunia.

Rin : Ehhh?

Obito : Seperti yang kau lihat, aku akan menjadi Hokage dan menghentikan perang ini. Jika aka sedang berada di kondisi yang tidak baik, aku tidak bisa melakukan hal itu. Kau mengerti?

Rin : Yahhh.. Walaupun itu sedikit rumit... 

Obito : Dan untuk melakukannya... Kau harus selalu berada di sisiku dan mengawasiku... Seperti yang kau ketahui.. 

Rin : Hmm?

(Scene kembali ke alam bawah sadar Obito.)

Obito : ....

Obito : Ya.. menurutku begitu. Kau tidak perlu berjalan di jalan yang curam, bahkan kau juga tidak perlu mengetahu ke mana arah pergimu. Karena kau hanya akan menemukan jalan buntu. 

Obito : Jika seseorang memiliki sebuah tujuan, dan ia mengetahui jalan pintas untuk mencapainya, orang itu pasti akan mengambilnya. Tujuan dari Hokage adalah membawa kedamaian pada dunia ini. 

Naruto : Apa yang kau katakan?

Obito : .....

Naruto : Aku tidak akan mengambil sebuah jalan pintas.

Obito : .....

Obito : Apakah kau akan mengatakan hal yang sama, jika dua jalan itu memiliki tujuan yang sama?

Naruto : Siapa yang memberitahuku bahwa jalan pintas adalah sebuah jalan? Seseorang harus memiliki keberanian untuk menempuh jalannya dan memeriksanya. Aku ingin tahu bagaimana caranya berjalan menelusuri jalan ini.

Naruto : Seorang Hokage adalah, seorang yang pernah merasakan penderitaan, seorang yang  telah melangkah bersama orang lain. Seorang yang rela untuk menembus sebuah jalan buntu agar orang lain dapat melewatinya.

Naruto : Tidak ada yang namanya jalan pintas untuk menjadi seorang Hokage!! Dan setelah kau menjadi seorang Hokage kau tidak boleh meninggalkan posisimu sebagai seorang Hokage.

Obito : ......

(Obito kembali mengingat masa lalunya bersama Rin.)

Obito : Aku telah membuat kesalahan. Ada pasir yang masuk ke matau.

Rin : ......

Obito : ......

Obito : Haha!!! Seorang pria tidak akan mendapatkan kewibawaanya jika ditubuhnya tidak ada bekas luka. Itu hanya masalah waktu bagiku, memar seperti ini tidak akan mempan terhadapku.

(Rin menanggapi perkataan Obito dengan serius.)

Obito : Ouchh

Rin : ....

Obito : ....

Rin : Kau jangan hanya berlagak kuat dan berpura-pura saja. AKU MENGAWASiMU.

Rin : Kau telah berjanji padaku, bahwa kau akan menjadi seorang Hokage. Itu tak apa.. Aku juga ingin menghentikan perang ini.. Dan menyelamatkan dunia.. Itulah mengapa aku memutuskan, untuk berada disisimu dan mengawasimu. 

Rin : Bukankah kau mengatakan bahwa menolongmu sama saja dengan aku menyelamatkan dunia?

Obito : .... Yahhh

Rin : Sekarang, aku akan selalu mengawasimu, kau tidak dapat bersembunyi lagi. 

Obito : Yahhh, Yahhhh....

Rin : Lakukanlah yang terbaik, Obito. Jadilah seorang Hokage yang keren dan perlihatkanlah padaku bagaimana caramu menyelamatkan dunia. Berjanjilah padaku...

(Rin kemudian memegang tangan Obito dan membawanya ke suatu tempat.)

Rin : Ayo..

(Obito melihat tangannya dan merenungkan suatu hal.)

Naruto : .....

Naruto : Kau mengatakan pada guru kakashi bahwa kau telah menyingkirkan semuanya. Ingatan dan perasaanmu terhadap teman-temanmu. Tapi, disaat kau menjadi Jinchuriki Juubi, dimana kau hampir kehilangan kesadaranmu.

(Obito mengingat saat dimana kesadarannya hampir diambil alih oleh Juubi.)

Naruto : Bukankah kau berhasil menahannya karena kau tidak ingin Juubi berhasil mengambil alih tubuhmu?

Naruto : Alasan mengapa kau dapat mengalahkan Juubi dan dan mendapat kendali kontrol tubuhmu... Itu karena kau tidak ingin membuang semua masa lalumu dan berusaha menyadarkan dirimu. 

Naruto : Pada akhirnya, kau tidak bisa menyingkirkan ingatanku tentang ayahku, guru Kakashi, dan seorang yang kau panggil Rin. Benarkan?

Naruto : Itulah mengapa kau tetap bisa menjadi Obito, dan bahkan kau sekrang juga menjadi Jinchuriki Juubi. Apa aku salah?

Naruto : Tapi, aku tidak boleh membiarkanmu mempengaruhi semua orang! Kau harus kembali ke sisimu dimana kau menjadi Obito Uchiha, seorang Shinobi dari Konoha... Dan menebus atas semua yang sudah kau lakukan.. Kau terus lari dari semuanya.. 

(Naruto kemudian mengingat perkataan Obito sebelumnya.)

Obito : Apa yang akan menantimu itu adalah sesuatu yang buruk... Kesendirian!! Mengapa kau ingin tetap berada di dunia ini? kemarilah Naruto !!.

Naruto : Jika Rin masih hidup, ia pasti akan mengatakan "Jangan berlagak kuat dan terus bersembunyi. Aku mengawasimu."

Obito : ....

Naruto : Kau hanya bisa menjadi dirimu sendiri... Berhentilah berlari... Kemarilah, Obito..


Apakah Obito akan menerimanya?

~|| Naruto Chapter 653 Selesai ||~

Alur Cerita Naruto Chapter 652 Versi Teks

Naruto Chapter 652


Alur Cerita Naruto Chapter 652 

Judul : Alur Naruto
Written and Translated By : Dfnnaruto

Semangat yang membara.

(Scene dimulai dengan keluarnya chakra bijuu dari tubuh Obito yang disebabkan oleh kekuatan gabungan antara Naruto dan Sasuke.)

Kurama : Seperti yang kupikirkan, menggunakan chakra yang kau terima dari para bijuu lainnya, kau dapat menarik chakra bijuu dari tubuh Obito hanya dengan satu serangan.

Kurama : (Dalam hati.) Itu semua tidak akan terjadi jika para bijuu tidak menyukai Obito, dan memberikannya chakra pada Naruto. Naruto, kau benar-benar..

Naruto : Sekarang.

(Scene memperlihatkan para bijuu milik Naruto yang mencoba menarik para bijuu milik Obito.)

Kurama : Kau tahua apa yang harus kau lakukan, Naruto!! lakukan proses tarik menarik untuk menarik para bijuu milik Obito.

(Scene memperlihatkan para Bijuu milik Naruto dan Obito yang akan bertabarkan.)

Kurama : Sial, ini tidak akan berhasil tanpa Ichibi dan Hachibi karena Narutio tidak memiliki mereka berdua.

Gaara : Ichibi sudah terhubung denganku, aku akan melakukannya.

Naruto : Gaara...

(Gaara menggunakan pasirnya untuk memegang kepala Ichibi.)

Gaara : (Dalam hati.)Kemarilah Shukaku.

Killer Bee : Kelemahanmu akhirnya terungkap, biar aku yang mengurus chakra Hachibi.

(Sementara Killer Bee menggunakan tentakelnya untuk memegang kepala Hachibi.)

Naruto : Paman Bee.

Gyuki : Ayo Bee, jangan sampai kalah.

Kurama : Heh.

Obito : ....

(Para Shinobipun juga bersiap - siap untuk membantu Naruto.)

Kurama : Tariklah, jika kau berhasil, Obito hanya akan memiliki cangkang Juubi saja, dan bunga dari pohon dewa tidak akan mekar.

Obito : Ghh.

(Kelopak bunga dari pohon dwapun berhenti bertumbuh.)

Sarutobi : Pohon itu berhenti.

Sarutobi : Ini berarti, Obito tidak bisa mengontrol pohon dewa itu, dengan kata lain...

(Perkataan Sarutobi pun terpotong oleh pidato dari Shikamaru.)

Shikamaru : Semuanya, aku bilang bahkan dengan sedikit tenaga sekalipun, hal itu dapat berguna jika digunakan dengan baik. Inilah waktunya. Tenagamu akan mengisi dunia. Dengarkan aku..

(Scene kemudian berpindah ke arah Naruto yang dapat merasakan apa yang selama ini Obito rasakan.)

Naruto : .....

(Naruto kemudian menangis setelah melihat sedikit ingatan Obito.)

Kurama : Itu karena chakramu sudah terhubung dengan Obito. Sehingga, ingatannya dapat mengalir kedirimu, jangan biarkan ia mempengaruhimu.

Obito : Jangan meremehkan kekuatan dari Jinchuriki Juubi, kekuatan milikku setara dengan kekuatan milik Rikudou Sennin.

(Scene memperlihatkan genggaman miliki Naruto yang hampir terlepas.)

Naruto : Ugh..

Sasuke : Hn..

Naruto : !!

(Sasuke kemudian berusaha membantu Naruto menggunakan tangan Susano'o, Shikamaru dkk pun juga tidak mau kalah, mereka juga ikut membantu Naruto menarik para bijuu milik Obito.)

Kiba : Naruto! kau memerintahkan kami untuk memegang tanganmu, kita pasti akan melakukannya.

Naruto : Semuanya..

Shikamaru : Tidak hanya itu..

(Ternyata, pidato Shikamaru tadi berhasil membuat aliansi bersemangat untuk mengalahkan Obito.)

Obito : !!

Minato : Semuanya, pegang chakraku.

Shinobi 1 : Yang ini.

Naruto : Ooook, ayo lakukan semua ini bersama - sama.

Obito : .......!!

(Scene memperlihatkan ingatan Obito tentang saat - saat dimana ia berkumpul bersma teman - temannya.)

Obito : !!.......

Obito : Apakah aku.. Apakah aku menyesali semua ini??

Naruto : Kau memberitahuku bahwa kau tidak ingin menjadi apapun dan kau tidak ingin menjadi siapapun.

Obito : Berhenti, jangan datang kepadaku.

Naruto : ..... Tapi, sebenarnya kau ingin menjadi Hokage sama sepertiku. Jika suatu hal terjadi berbeda, mungkin aku akan melihat ke dirimu. 

Obito : Ini semua, aku sudah menyingkirkan semua masa laluku, aku terlalu naif.

Naruto : Lalu mengapa aku masih bisa melihatnya? tida ada gunanya kau menyembunyikan semua ini, kau adalah teman guru Kakashi, murid dari ayahku, seseorang yang mirip dengan Sasuke, seorang guru yang impian yang sama sepertiku

Obito : Lalu apakah itu penting, apa yang kau inginkan dariku?

Naruto : Kau adalah Obito Uchiha. Aku akan melepas topeng di wajahmu.

Lepaskan topengnya, dan kebenaran akan terungkap.

~|| Naruto Chapter 652 Selesai ||~